SELAMAT HARI JADI SITUBONDO KE-195, SEMANGAT MEMBANGUN BERSAMA UNTUK KESEJAHTERAAN BERSAMA

Jumlah Tamu :

SMS GRATIS

Pengikut

Selamat Datang

MISKINNYA INFORMASI YANG OBJEKTIF

Informasi merupakan hal yang vital di jaman globalisasi seperti sekarang. Pada intinya yang diperebutkan adalah informasi dalam segala bentuknya : data, hipotesis, temuan dan rumus, kesimpulan; dan sebagainya. Yang lebih dahulu menguasai informasi – lah yang memenangkan persaingan. Begitu pentingnya informasi sampai dibaratkan berupa uang bagi beberapa kalangan. Sehingga upaya pendangkalan, hegemoni, propaganda informasi telah merupakan bagian dari dinamika era global ini.
Dalam persoalan perang misalnya, jalur gaza terakhir dianggap sebagai perang perbedaan ideologi sehingga penyebaran informasi terdapat perbedaan dalam penyampaiannya. Informasi korban dari pihak Israel menurut pihaknya akan berbeda korban menurut pihak palestina. Peralatan tempur yang dipakai juga akan berbeda dari pihak Israel dan pihak – pihak yang lain. Meskipun ada beberapa media dunia yang kerap menyampaikan informasi yang faktual dan objektif mengenai itu namun pemahaman di masyarakat akan statistik perang di Palestina akan tetap bias.
Hal tersebut juga terjadi dalam hal apapun, termasuk pada musim kampanye partai. Arus informasi bahkan bahasa politik kerap mereka gunakan. Asumsi keberhasilan di negeri ini merupakan salah satu komoditas dalam memperjuangkan suara rakyat yang mereka inginkan. Sisi lain insformasi tersebut menjadi kontradiksi bagi kalangan elit dan masyarakat jelata sekalipun. Bukankah negeri ini merupakan kerja bersama yang dihasilkan dari jerih payah masyarakat negeri ini. Bisa di katakan antitesis dalam pembanguan demokratisasi di negeri ini. Penjaringan dengan cara komunikasi informasi sering di salah kaprahkan. Metode investigasi, pendekatan nara sumber sampai bahasa yang disampaikan menjadi semakin tidak jelas kemana informasi di sekitar kita akan di arahkan. Apakah pro – rakyat, ataukah pro – penguasa. Karena menjadi rahasi umum sebagian besar oknum jurnalis di negeri ini memiliki hubungan intim dengan penguasa dan elit politik tertentu.
Pembangunan kesadaran akan terbentuknya sebuah iklim politik yang sehat tanpa membungkam Informasi adalah peran utama dalam memberikan informasi yang berimbang dan memberikan efek positif bagi kalangan luas, namun menyebarkan informasi atas dasar konsekwensi tertentu dari pihak perkepentingan merupakan ‘Dosa Besar’ dari seluruh pembaca dan pendengar bagi para penulisnya.

 
This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ari Cahyadi